Belasan Bangunan PEMKOT tidak miliki IMB & Sertifikat

Rupanya Pemerintah kota Surabaya, selama ini tidak pernah instrospeksi diri dalam menjalankan programnya.

Betapa tidak, beberapa waktu lalu, pemerintah kota bertekad untuk memerangi bangunan yang tak ber IMB dan tak bersertifikat seperti yang terjadi pada warga stren kali jagir.

Tetapi pada beberapa aset milik pemkot sendiri tidak dilengkapi dengan ijin mendirikan bangunan (IMB) serta sertifikat. hal ini berdasar temuan pada hearing Komisi A dengan Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah (DPBT) serta Dinas Cipta Karya dan Tata Kota (DCKTK) di gedung DPRD kota Surabaya, Senin (10/08/2009).

Dari hearing tersebut, ditemukan sedikitnya Sebelas bangunan rumah susun yang tidak memiliki IMB dan sertifikat.

Anggota komisi A Krisnadi Nasution mengaku heran dengan kasus ini, pasalnya menurut krisnadi bangunan yang tak memiliki IMB dan sertifikat tersebut telah berdiri puluhan tahun lamanya.

“Saya heran, bagaimana bisa bangunan yang sudah puluhan tahun berdiri, tetapi tidakn memiliki IMB dan serifikat,” ujar Krisnadi saat dikonfirmasi.

Keheranan anggota Komisi A tersebut cukup beralasan, pasalnya salah satu persyaratan pencairan dana dari pusat untuk pembangunan rusun, adalah lahannya sudah bersertifikat dan ber-IMB.

“Kok bisa ya,” ujar anggota dewan yang lain merasa heran.

Dari kasus ini, dalam waktu dekat, anggota dewan akan memanggil beberapa dinas terkait guna mempertanyakan kinerja pemkot yang amburadul tersebut.

“Kami akan panggil dinas terkait untuk mempertanyakan ini,” imbuh Krisnadi.

Tidak lengkapnya persyaratan bangunan tersebut, akan menghambat Pemkot dalam mengajukan raperda tentang kenaikan tarif rusun yang akan datang. “Kita tidak akan membahas raperda itu, jika Pemkot tidak melengkapi surat-suratnya,” pungkas Krisnadi.

Sementara itu, saat dikonfirmasi kepala Bidang Pengadaan dan Pengamanan DPBT Gatot Soenyoto mengakui kelemahan itu.

“Memang beberap aset kita tidak bersertifikat dan ber IMB,” ujar gatot saat dikonfirmasi.

Tetapi Gatot berkilah, bahwa prioritas pelengkapan surat sertifikat dan IMB yang dilakukan Pemkot masih untuk sekolah dan puskesmas saja.*

Sumber:http://beritajatim.com/detailnews.php/6/Politik_&_Pemerintahan/2009-08-10/42194/Pemkot_Juga_Memiliki_Bangunan_Tidak_Bersertifikat

Komentar & Pertanyaan yang santun pasti dimuat, iklan boleh tapi jangan berlebihan (SPAM)

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: