Surabaya Terancam Baby Booming

Potensi ledakan pertumbuhan penduduk Kota Surabaya begitu besar. Sebab, banyak pasangan usia subur (PUS) yang memutuskan untuk menunda mengikuti program keluarga berencana (KB). Jumlahnya mencapai 114.680 pasangan.

“Kalau dibiarkan, memang bisa terjadi baby booming atau ledakan pertumbuhan penduduk. Maka, kami serius menggarap masalah itu,” tutur Kepala Bidang KB Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Kota Surabaya M. Afghani.

Namun, ledakan pertumbuhan penduduk di kota ini tak hanya disumbang oleh angka kelahiran. Faktor-faktor lain ikut menentukan. Misalnya migrasi. Banyaknya orang dari luar kota yang tinggal di Surabaya ikut membuat metropolis semakin sesak.

Menurut dia, setiap tahun bapemas memang rutin mengadakan survei untuk menggali data soal jumlah PUS. Berdasar catatan instansi di lingkungan pemkot itu, ada 451.654 PUS di Surabaya tahun ini.

“Yang tergolong kategori itu adalah pasangan suami istri (pasutri, Red) berusia 15 hingga 49 tahun. Yang pasti, wanitanya belum menopause,” ucapnya lantas tertawa.

Nah, seperempat dari jumlah pasangan tersebut belum mengikuti KB. Kebanyakan merupakan pasangan usia muda, kisaran 20-30 tahun. Namun, ada juga pasutri yang berusia antara 30-40 tahun.

Dia menjelaskan, masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah termasuk kalangan yang tidak ikut KB. Karena itu, pertumbuhan penduduk begitu cepat di kawasan perkampungan. Dalam kurun waktu setahun, angka kelahiran cukup tinggi.

Afghani menambahkan, pasangan ekonomi menengah ke bawah saat ini memang digarap serius oleh bapemas. Selain sosialisasi, instansi tersebut kerap membuat program kontrasepsi gratis. Hasilnya cukup signifikan.

Jumlah peserta KB melebihi target yang ditetapkan oleh bapemas. Tahun ini, instansi yang berkantor di kawasan Nginden itu mematok target mengajak 311.343 pasangan untuk ikut KB. “Hingga bulan ini (Oktober, Red), capaiannya sudah melebihi target. Yakni, 322.200 pasangan,” tegas dia.
di kutip dari : http://www.jawapos.co.id

2 Tanggapan

  1. Hi there.

    Can you please cite my photograph (provide link).

    Thanks.

  2. can you please add my name beside my photograph.

    thanks.

    colin

Komentar & Pertanyaan yang santun pasti dimuat, iklan boleh tapi jangan berlebihan (SPAM)

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: