Ahli Jiwa: Kemungkinan Besar Caleg yang Tak Lolos Bisa Gila

Politisi Golkar John Keban mengakui akan banyak caleg Golkar yang stroke atau bunuh diri karena harus bekerja keras meraih kursi. Ahli jiwa tidak menampik bahwa risiko sakit jiwa mengancam para politisi yang bertarung di Pemilu 2009.

Prediksi mencengangkan ini diungkapkan oleh dokter ahli jiwa dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Teddy Hidayat. Menurut penelitiannya, kemungkinan besar para caleg yang tak lolos bisa gila karena frustasi.

“Kami telah melakukan tes di berbagai kota/kabupaten. Hasilnya, daya tahan mereka (caleg) nggak bagus. Besar sekali kemungkinan mereka bisa stres. Artinya, tidak heran kalau banyak di antara mereka yang gila,” ujar Teddy kepada detikcom, Selasa (21/10/2008).

Fenomena banyaknya caleg yang stres ini, menurut Teddy, disebabkan karena berbagai hal. Di antaranya daya tahan mereka tidak kuat sehingga susah menerima kenyataan buruk bahwa mereka kalah dalam pemilu.

“Tapi ada juga yang tahan banting. Jadi mereka tetap saja nggak masalah meski kalah,” papar Kepala Bagian Psikiatri RSHS Bandung ini.

Karena kalah dalam pemilu, menurut Teddy, para caleg bisa mengalami gangguan jiwa yang diawali dengan rasa cemas, susah tidur, gelisah, sedih, putus asa, merasa tak berguna, dan kemungkinan terburuk mereka bisa bunuh diri.

“Atau karena kalah mereka berkhayal menjadi seorang presiden, anggota DPR, malaikat dunia, inilah yang disebut gila,” ujar Teddy sambil tertawa lebar.

Teddy menambahkan, sikap belum bisa menerima kekalahan ini ditunjukkan dengan menarik diri dari kehidupan sosial, seperti tidak mau bergaul dengan masyarakat.

Resep Agar Tidak Gila Meski Kalah Pemilu

Usai Pemilu 2009, diprediksi banyak calon anggota legislatif (caleg) yang gila lantaran tidak bisa menerima kekalahan. Hal ini disebabkan mereka telah mati-matian mendanai kampanyenya dengan dana yang sangat besar, dan tidak sedikit dana tersebut dari hasil pinjaman.

Bagaimana menghindari penyakit jiwa tersebut meski kalah dalam pemilu? Menurut dokter ahli jiwa dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Teddy Hidayat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para caleg agar tidak gila.

“Yang paling baik adalah mendekatkan diri pada agama. Tapi sebenarnya kita juga harus bisa menerima kekalahan dan berbesar hati,” ujar Teddy kepada detikcom, Selasa (21/10/2008).

Teddy menceritakan, beberapa waktu lalu salah satu calon Bupati Ponorogo, Yuli Nursanto gila lantaran kalah dalam pemilihan Bupati Ponorogo, Jawa Timur. Hal ini disebabkan karena Yuli telah mengeluarkan dana hingga Rp 3 miliar untuk biaya kampanyenya. Celakanya, tak sedikit dari uang tersebut adalah dari hasil pinjaman.

Yang terbaru, mantan anggota DPRD Subang, Nano Hermanto mencoba bunuh diri dengan memanjat menara setinggi hampir seratus meter karena stres dan kecewa terkait pengusutan dugaan kasus korupsi Bupati Subang yang mengorbankan dirinya.

“Jadi semua harus terencana dengan baik. Jangan sampai habis-habisan utang sana utang sini dengan keyakinan akan terpilih,” kata Kepala Bagian Psikiatri RSHS Bandung ini.

Menurutnya, harusnya ada pertimbangan bahwa para caleg tersebut masih punya tanggungan untuk membiayai hidup keluarganya. Sehingga mereka akan berfikir seratus kali untuk mengeluarkan biaya kampanye yang tidak sedikit tersebut. “Harusnya ada sisanya. Paling tidak untuk ngasih makan anak istri,” ujarnya.

Namun demikian, lanjut Teddy, setiap manusia memang mempunyai perbedaan dalam menyikapi masalah dalam hidupnya. Sehingga dampak yang ditimbulkan akibat masalah yang dihadapinya pun bisa berbeda juga. Tingkat kerumitan masalah juga menjadi faktor pemicu masalah kejiwaan seseorang.

“Manusia akan mengalami gangguan atau tidak tergantung masalah yang dihadapi, berat atau ringan,” pungkasnya.

Sumber asli : http://gemaniasbarat.wordpress.com/2008/10/21/ahli-jiwa-kemungkinan-besar-caleg-yang-tak-lolos-bisa-gila/

http://www.detiknews.com/read/2008/10/21/095720/1023265/10/ahli-jiwa-kemungkinan-besar-caleg-yang-tak-lolos-bisa-gila

Komentar & Pertanyaan yang santun pasti dimuat, iklan boleh tapi jangan berlebihan (SPAM)

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: