Workshop Video Dokumenter Sejarah Kota

November 2008 lalu, DoCNet (Documentary Networking) Surabaya yang dikomandani Juslifar M. Junus berkolaborasi dengan Tim Sejarawan Departemen Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga Surabaya, membuat Video Presentasi Sejarah Universitas Airlangga yang berjudul Meretas Jalan Membangun Peradaban (Universitas Airlangga pada masa-masa awal 1954-1960an).

Video presentasi tersebut diputar di hadapan civitas akademika Universitas Airlangga pada acara RENUNGAN DAN ASAH-ASIH-ASUH UNTUK UNAIR BERKELAS DUNIA, 9 Nopember 2008 Jam 19.00 bertempat di Lt I Gedung rektorat Kampus C Universitas Airlangga.

Sambutan hangat dan respon positif audience mewarnai Video Showing malam itu , termasuk Prof.Dr. Fasich, APT (Rektor Universitas Airlangga) yang memprakarsai produksi Video Presentasi ini. Banyak pihak civitas akademika yang seakan mendapat surprise dari content yang ditampilkan. Bahkan, Aribowo, MA (Dekan Fakultas Ilmu Budaya UNAIR)- seperti banyak audience yang lain- baru mengetahui bahwa Universitas Airlangga di awal berdirinya, merupakan induk dari Fakultas Ilmu Pendidikan di Malang, dan Fakultas Sastra di UDAYANA.

Workshop Video Dokumenter ini merupakan tindak lanjut dari Departemen Sejarah Fakultas Ilmu Budaya UNAIR, yang ingin ‘mempersenjatai’ para mahasiswanya terutama mahasiswa semester 5, dengan pengetahuan Video Dokumenter sebagai salah satu media untuk merepresentasikan hasil-hasil penelitian sejarah yang mereka lakukan.

Kendala yang ditemui saat merancang agenda Workshop Video Dokumenter ini adalah rentang waktu pelaksanaan yang dianggap masih sangat kurang, jika merujuk target yang ingin ditetapkan.

“Dua hari adalah tempo yang sangat terbatas, untuk bisa mengakomodasi elemen-elemen pengetahuan tentang Video Dokumenter, meski pada tataran sebagai sebuah pengantar sekalipun,” Demikian tandas Juslifar M. Junus (DoCNet). Namun demikian, ia sangat menghargai gagasan Tim Departemen Sejarah, dalam hal ini Ketua Laboratorium Sejarah, Sarkawi B.Husein, SS, M.Hum, yang ingin menerapkan cara pandang baru dalam memperlakukan output hasil penelitian sejarah.

Workshop yang rencananya diikuti oleh 43 mahasiswa semester 5 jurusan Sejarah Fakultas ilmu Budaya UNAIr itu, juga akan disemarakkan oleh kehadiran Dukut Imam Widodo yang menyempatkan waktu di sela-sela kesibukannya untuk memberikan materi.

Ke 43 peserta workshop dibagi menjadi 7 kelompok dan salah satu yang ditunjuk sebagai Cameraman harus mengikuti ColorBlind Test yang dilaksanakan pada 3 Desember 2008 di ruang laboratorium Sejarah. Test buta warna ini merupakan standart yang diberlakukan oleh tim DoCNeT sebagai salah satu kriteria Cameraman.

Pada 16-17 Desember 2008, workshop dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB. Sedangkan session untuk editing atau post production dijadwalkan mulai tanggal 18 hingga 20 Desember 2008.

Semua hasil karya peserta Workshop akan ditayangkan di Auditorium/Ruang sidang Fakultas Ilmu Budaya pada saat penutupan workshop. ***

Komentar & Pertanyaan yang santun pasti dimuat, iklan boleh tapi jangan berlebihan (SPAM)

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: